Pesisir Selatan-Ketua STAI Balaiselasa melepas secara resmi mahasiswa Program Pejuang Muda hari ini (Kamis/21 Oktober 2021) di ruang ketua STAI Balaiselasa. Pejuang Muda ini merupakan Program Kolaborasi dari Kementerian Sosial dan Kemendikbudristek.

Adapun bagi Kabupaten Pesisir selatan ada beberapa Perguruan Tinggi, khusus STAI Balaiselasa sendiri ada 5 orang mahasiswa yang lulus, diantaranya Indah Cahaya Putri Prodi Pendidikan Bahasa Arab semester IX, Gempa Maulana Prodi Ahwal AS-Syaksiyah Semester VII, Syafira Irma Syahid Prodi Pendidikan Agama Islam Semester V, Iche Cahyuni Prodi Pendidikan Agama Islam Semester V dan Mohamad Tabri Prodi Pendidikan Agama Islam Semester V.

Ketua STAI Balaiselasa, Dr. Lukman Hakim, M.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa STAI, tambahnya selain duta dari Perguruan Tinggi di Pesisir Selatan-Sumatera Barat juga merupakan duta tiap-tiap Prodi. Beliau menambahkan, diharapkan kepada mereka bisa memperkenalkan STAI Balaiselasa dilokasi mereka ditempatkan.

Untuk itu diminta setiap Ketua Prodi untuk dapat membekali mahasiswanya yang akan mengikuti program tersebut dengan baik dan menjaga nama baik almamater. Sehingga kedepannya dapat berkelanjutan. ‚ÄúSelamat bertugas kepada adik-adik mahasiswa STAI Balaiselasa ditempatnya masing-masing. Jaga sikap dan jangan memilih-milih dalam hal yang baik maupun pekerjaan. Kerjakan tugas dan pekerjaan sebaik mungkin dan setulus hati dan jaga nama baik almamater. Karena STAI Balaiselasa merupakan salah satu kampus yang mewakili dalam Program Pejuang Muda ini.  

Kepada mahasiswa program  pejuang muda, ini merupakan hal yang sangat strategis dalam pertukaran pengetahuan dan pengalaman. Adapun program Kemensos ini kepada mahasiswa dapat mengabdikan dirinya semaksimal mungkin dan juga beradaptasi dengan lingkungan dimana mereka tinggal. Selain itu, juga pengalamannya dapat ditularkan selepas kembalinya nanti. lanjut ketua Prodi Hukum Bapak Hertasmaldi, S.HI, MA

Senada disampaikan oleh Wakil Ketua I, Widia Sulastri, MA, bahwa mahasiswa yang terpilih harus menjalankan apa yang diprogramkan oleh Kemensos dan juga menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

Begitu juga hal yang sama disampaikan oleh Wakil Ketua II, Mardianton, SE.I., M.Pd bahwa mahasiswa yang terpilih merupakan mahasiswa pilihan. Hal ini membuktikan STAI Balaiselasa sejajar dengan Perguruan Tinggi yang ada. Oleh karena itu, harus percaya diri dan kembangkan pengetahuan yang dimiliki. Ia juga menambahkan, komunikasi harus terus dilakukan, sehingga keberadaannya tetap teramati.

Selamat berjuang wahai anak muda, adikan dirimu untuk negeri, agama, nusa dan bangsa. Sekali lagi pesan kami, jaga nama baik almamater, orang-orang disekeliling mu yang selalau mensuport dan mendoakan kesuksesan mu. Semoga sukses. Amin.... Tutup Mardianton.**Md